HeadlineNews

Jadi SMK Pertama di Banten, SMKN 2 Pandeglang Gandeng Bogasari Kembangkan TEFA

384
×

Jadi SMK Pertama di Banten, SMKN 2 Pandeglang Gandeng Bogasari Kembangkan TEFA

Share this article

KABARENERGI.COM – Meningkatkan kualitas mutu pendidikan di tingkat SMK menjadi komitmen PT Indofood Sukses Makmur Tbk Divisi Bogasari. Tujuannya bukan hanya untuk meningkatkan keahlian dari para siswa agar lebih siap bekerja sesuai dengan target kelulusan SMK, tapi juga menyiapkan para siswa menjadi pelaku usaha di usia muda. Inilah yang mendasari Bogasari untuk melakukan kerja sama secara resmi melalui kesepakatan bersama atau MoU (memorandum of understanding) dengan sejumlah SMK, termasuk SMKN 2 Pandeglang, Banten dan menjadi bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) Bogasari Mengajar.

Demikian disampaikan Erwin Sudharma, selaku Wakil Kepala Divisi Bogasari dalam siaran pers acara penandatanganan MoU Bogasari dengan SMKN 2 Pandeglang, Banten, Jumat (4/09/2026). Penandatanganan MoU oleh pihak sekolah berlangsung di Gedung Aula SMKN 2 Pandeglang, Kamis 3 September 2026 oleh Rohmatul Fajri S.Pd. M.Pd yang menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMKN 2 Pandeglang sejak 1 Juli 2026. Rohmatul yang juga Kepala SMKN 15 Pandeglang merangkap sebagai Plt SMKN 2 Pandeglang menggantikan kepala sekolah yang baru pesiun akhir Juni 2026. Sedangkan dari Manajemen Bogasari yang menandatangani dua orang, Wakil Kepala Divisi Bogasari Erwin Sudharma dan Vice President Human Resource Bogasari Anwar.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

SMKN 2 Pandeglang menjadi sekolah pertama dari Provinsi Banten yang bekerja sama dengan Bogasari dalam hal pengembangan kurikulum Teaching Factory SMK. “Melalui kerja sama ini, Bogasari akan mendukung secara nyata dalam hal pengajaran kepada para siswa, analisa dan penyelarasan kurikulum, pelatihan untuk siswa dan guru, kesempatan magang untuk siswa dan guru. Bahkan kesempatan magang untuk guru dan siswa tidak hanya di pabrik Bogasari, tapi terbuka juga untuk terjun langsung ke UKM mitra Bogasari sehingga semakin menguatkan jiwa kewirausahaan para siswa dan guru,” jelas Erwin Sudharma.

Read  Bogasari Jadi Laboratorium Industri, Mahasiswa Doktoral IPB Kupas Ketahanan Pangan dan Manajemen

Program Bogasari Mengajar sebagai CSR di bidang pendidikan sudah dijalankan Bogasari selama lebih dari 25 tahun dan terus dikembangkan sesuai dengan kebutuhan lembaga pendidikan, baik SMK maupun perguruan tinggi. Ada 5 program kegiatan CSR Bogasari, yakni magang industri, penelitian skripsi, kunjungan akademik, observasi penugasan mata kuliah, dan kelas praktisi mengajar.

“Khusus untuk magang dan kunjungan akademik, terbuka dari berbagai provinsi dan tidak hanya berasal dari pulau Jawa, tapi juga Sumatera dan Kalimantan. Setiap tahun Bogasari menerima magang bisa sampai 1000 orang siswa dan mahasiswa,” ungkap Erwin.


Pelatihan TEFA Cookies 2 Hari

Setelah dilakukan penandatanganan MoU oleh Plt SMKN 2 Pandeglang Rohmatul Fajri, langsung dilanjutkan dengan pelatihan Teaching Factory (TEFA) oleh baker Bogasari Baking Center (BBC) Irvan Indrayana. Pesertanya14 guru dan 68 siswa kelas XI jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP). Pelatihan TEFA berlangsung 2 hari, Kamis dan Jumat (3-4) September dari pagi sampai sore hari karena ada 6 resep yang diajarkan oleh BBC.

Keenam resep tersebut yakni Chocolate Chip Cookies, Kaastangels, Nastar Spesial, Lidah Kucing Cokelat Keju, Putri Salju, dan Red Velvet Soft Cookies. Keenam resep ini sesuai dengan kebutuhan TEFA SMKN 2 Pandeglang dalam rangka pembuatan dan penjualan produk saat Lebaran 2027.

“Makanya kami tidak hanya mengajarkan praktik pembuatan, tapi juga pengetahuan teori yang sangat detail, mulai dari spesfikiasi dan kandungan gizi karena terigu Bogasari sudah wajib fortifikasi sejak tahun 2001, sampai dengan cara perhitungan keuntungan atau harga pokok penjualan (HPP) kepada para siswa dan guru,” jelas Irvan Indrayana, baker senior dari Bogasari Baking Center.

Di hari acara penandatanganan MoU di sekolah, Plt Kepala SMKN 2 Pandeglang Rohmatul Fajri mengaku sangat bangga dan berterima kasih kepada Bogasari karena menjadi SMK pertama yang berhasil menjalin kerja sama dengan Bogasari. Rohamtul percaya, dengan kapasitas Bogasari sebagai industry terigu terbesar di Indonesia pasti banyak ilmu yang akan berguna untuk guru dan siswa. Apalagi, SMKN 2 Pandeglang baru saja ditetapkan jadi TEFA dan ditargetkan jadi BLUD (Badan Layanan Usaha Daerah).

Read  Perpanjangan Kontrak PSC WK Ketapang, PGN Saka dan Petronas Carigali Resmi Lanjutkan Kerjasama

“Jadi serap ilmu sebanyak-banyaknya dari Bogasari selama pelatihan dua hari ini dan sesi berikutnya. Tidak hanya siswa, tapi terutama lagi para guru agar bias digunakan dalam pengembangan pengajaran buat siswa lainnya di generasi berikutya. Tidak mudah pastinya mendapat kesempatan bekerja sama dengan perusahaan Bogasari. Ini kesempatan emas yang harus dimanfaatkan semaksimal mungkin,” ucap Plt Kepala SMKN 2 Pandeglang dalam sambutan di hadapan siswa dan guru.

Sebagai bentuk apresiasi atas MoU ini dan untuk pertama kali dengan SMK di Kabupaten Pandeglang, Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pandeglang Dede Rukhyati S.Ag, M.Si sengaja meluangkan waktu khusus untuk hadir. Dalam sambuatannya, ia berharap kerja sama selama 2 tahun ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh siswa dan guru. Kalau perlu ada inovasi produk yang bisa dihasilkan dengan kearifan lokal seperti roti durian.

“Saya juga berharap setelah kerja sama ini, Bogasari dapat membagikan ilmu ke SMK lainnya yang memiliki jurusan tata boga atau kuliner di Kabupaten Pandeglang. Semoga semua ilmu dari Bogasari dapat membantu mengurangi tingkat pengangguran dari lulusan SMK di Kabupaten Pandeglang yang cukup tinggi. Lulusan SMK yang siap jadi pekerja dan atau siap jadi pelaku usaha. Ini harapan kami,” kata Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pandeglang (LOW)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News