HeadlineNews

Bahlil: Jika Harga Minyak Dunia Turun, Pertamax Bisa Ikut Turun

249
×

Bahlil: Jika Harga Minyak Dunia Turun, Pertamax Bisa Ikut Turun

Share this article

KABARENERGI.COM – Kabar gembira menghampiri para pengguna Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi di tanah air. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memberikan sinyal kuat bahwa harga Pertamax dan lini BBM nonsubsidi lainnya berpotensi mengalami penurunan dalam waktu dekat.

Meski demikian, penurunan harga ini tidak terjadi begitu saja. Bahlil menegaskan ada syarat mutlak yang harus terpenuhi, yakni tren penurunan harga minyak mentah dunia harus terus berlanjut secara konsisten.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Bergantung pada Mekanisme Pasar Global
Berbeda dengan BBM subsidi yang harganya dipatok dan diintervensi oleh pemerintah, Pertamax cs bergerak dinamis mengikuti fluktuasi pasar global. Bahlil menjelaskan bahwa formulasi harga BBM nonsubsidi sangat bergantung pada faktor keekonomian.

“BBM yang nonsubsidi mengikuti harga pasar. Kalau harga minyak dunia turun, tentu ada ruang untuk penyesuaian ke bawah,” ujar Bahlil, dikutip Senin (22/6/2026).

Pemerintah melalui Kementerian ESDM memastikan akan terus mengevaluasi pergerakan harga ini secara berkala. Jika indikator pasar menunjukkan ruang yang cukup untuk koreksi, pemerintah tidak akan ragu untuk meminta badan usaha melakukan penyesuaian harga ke bawah.

3 Faktor Utama Penentu Harga BBM Nonsubsidi
Pernyataan Menteri ESDM ini muncul di tengah situasi pasar energi global yang sebenarnya masih dibayangi ketidakpastian tinggi akibat ketegangan geopolitik, khususnya di kawasan Timur Tengah yang sempat memicu kekhawatiran gangguan pasokan (supply disruption).

Untuk menjaga agar kebijakan harga energi nasional tetap mencerminkan realitas pasar sekaligus menjaga daya beli masyarakat kelas menengah, pemerintah memplototi tiga faktor utama:

Pergerakan Harga Minyak Mentah Dunia: Menjadi acuan utama formulasi harga keekonomian.

Nilai Tukar (Kurs) Rupiah terhadap Dolar AS: Mengingat transaksi minyak internasional menggunakan mata uang dolar AS.

Read  Gerak Cepat Mentan Amran: Sidak Pasar Kebayoran, Harga Ayam Langsung Terjun Rp15 Ribu

Biaya Distribusi Logistik: Memastikan efisiensi penyaluran BBM hingga ke seluruh SPBU di Indonesia.

Nasib Pertalite dan LPG 3 Kg Dijamin Stabil
Di saat harga BBM nonsubsidi diproyeksikan bisa bergerak fluktuatif (naik-turun), Bahlil membawa angin segar bagi masyarakat kecil. Pemerintah memberikan jaminan penuh bahwa harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan LPG 3 kg akan dipertahankan tetap stabil.

Jaminan stabilitas harga barang subsidi ini berlaku selama harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) masih berada di bawah batasan psikologis, yaitu US$ 100 per barel. Langkah ini diambil sebagai bantalan sosial untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional secara makro. (SFX)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News