KABARENERGI.COM – PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Malang memastikan kesiapan penuh pasokan listrik guna mendukung kunjungan Presiden Republik Indonesia di SMA Taruna Nusantara, Kabupaten Malang, Selasa (13/1/2026).
Agenda kunjungan Presiden RI tersebut meliputi peresmian gedung sekolah serta pengarahan kepada para siswa. Untuk menjamin kelancaran kegiatan, PLN menetapkan status siaga dengan menyiapkan sistem kelistrikan berlapis serta pengamanan jaringan secara menyeluruh.
Pasokan listrik utama disuplai melalui Penyulang Pagak yang bersumber dari Gardu Induk Sengguruh Trafo 1 berkapasitas 30 MVA. Selain itu, PLN juga menyiapkan suplai cadangan melalui Penyulang Donomulyo yang terhubung ke Gardu Induk Karangkates Trafo 2 dengan kapasitas serupa. Pengamanan jaringan diperkuat dengan penyiapan titik manuver tegangan menengah 20 kV serta inspeksi jalur distribusi menuju lokasi kegiatan.
Dari sisi pelanggan, SMA Taruna Nusantara didukung oleh beberapa trafo dengan kapasitas masing-masing 630 kVA. Salah satu trafo utama telah dilengkapi genset cadangan dan Automatic Transfer Switch (ATS) dengan waktu perpindahan sekitar 15 detik untuk memastikan kontinuitas pasokan listrik apabila terjadi gangguan.
Selain infrastruktur, PLN UP3 Malang juga menyiagakan personel teknis dan petugas K3L untuk melakukan pemantauan intensif serta penanganan cepat terhadap potensi gangguan selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Manager PLN UP3 Malang, Agung Wibowo, menegaskan kesiapan tersebut merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung agenda strategis nasional.
“Seluruh sistem kelistrikan telah disiapkan secara berlapis, termasuk suplai utama, cadangan, dan personel siaga, agar pasokan listrik tetap andal selama kunjungan Presiden di SMA Taruna Nusantara,” ujarnya.
PLN UP3 Malang akan terus melakukan pemantauan hingga seluruh rangkaian kunjungan Presiden Republik Indonesia selesai, sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran agenda kenegaraan di wilayah Malang Raya. (QUC)



