HeadlineNews

INKA Kebut Pembangunan Test Track Banyuwangi, Rampung Desember 2026

380
×

INKA Kebut Pembangunan Test Track Banyuwangi, Rampung Desember 2026

Share this article

KABARENERGI.COM – PT Industri Kereta Api (Persero) atau PT Industri Kereta Api (Persero) (INKA) terus memperkuat kapabilitas manufaktur perkeretaapian nasional dengan membangun fasilitas test track atau jalur uji sepanjang sekitar 3 kilometer di Banyuwangi. Fasilitas tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2026 dan akan digunakan untuk pengujian dinamis berbagai produk kereta berpenggerak, termasuk Kereta Rel Listrik (KRL) dan Kereta Rel Diesel (KRD).

Senior Manager Humas dan Kantor Perwakilan INKA, Hartono, mengatakan pembangunan test track merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk perkeretaapian nasional. Jalur uji tersebut dibangun mengelilingi area workshop INKA Banyuwangi guna memastikan setiap kereta yang diproduksi dapat melalui tahapan pengujian secara menyeluruh sebelum dioperasikan.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

“Pembangunan test track sepanjang kurang lebih 3 kilometer untuk melakukan pengujian dinamis produk kereta, baik KRL maupun KRD,” ujar Hartono, Minggu (14/6/2026).

Menurutnya, proses pembangunan saat ini masih berlangsung dan terus dikebut agar dapat selesai sesuai jadwal serta memenuhi spesifikasi teknis yang telah ditetapkan perusahaan.

Test track di workshop Banyuwangi nantinya akan dilengkapi berbagai infrastruktur pendukung, seperti jalur naik-turun, jembatan, hingga sistem catenary atau jaringan listrik aliran atas. Dengan fasilitas tersebut, kereta yang telah selesai diproduksi dapat langsung menjalani pengujian operasional secara dinamis.

“Kami sedang melakukan proses pembangunan agar pengembangan fasilitas ini sesuai target waktu dan target spesifikasi yang sudah ditetapkan oleh PT INKA,” ungkap Hartono.

Ia menjelaskan, setelah rampung pada akhir tahun ini, jalur uji tersebut akan didukung sistem kelistrikan bertegangan 1.500 Volt Direct Current (VDC) yang berfungsi sebagai sumber tenaga bagi sistem propulsi kereta.

Read  IHSG Menguat ke Level 7.924, Transaksi Capai Rp 3,1 Triliun.

“Test track ini akan memiliki sumber tenaga dengan tegangan 1.500 VDC yang berfungsi sebagai masukan bagi sistem propulsi kereta sehingga dapat digunakan untuk pengujian pengoperasian kereta secara dinamis,” jelasnya.

Hartono menilai keberadaan fasilitas tersebut menjadi langkah penting untuk memperkuat industri perkeretaapian nasional. Sebagai satu-satunya produsen kereta api di Asia Tenggara, INKA terus berupaya meningkatkan standar manufaktur agar mampu bersaing dengan negara-negara yang telah memiliki industri perkeretaapian maju, seperti Jepang, China, dan Korea Selatan.

“Dengan pembangunan test track ini, kami ingin mengejar ketertinggalan manufaktur dalam negeri agar kemampuan memproduksi kereta semakin baik dan kualitas produk yang dihasilkan terus meningkat,” katanya.

Sebelumnya, INKA telah memiliki fasilitas jalur uji di Madiun. Namun lintasan tersebut hanya memiliki panjang sekitar 1 kilometer dan tidak berbentuk melingkar, sehingga kapasitas pengujiannya masih terbatas dibandingkan fasilitas baru yang tengah dibangun di Banyuwangi.

Keberadaan test track baru ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam pengembangan industri perkeretaapian nasional. Selain mendukung peningkatan kualitas produk kereta buatan dalam negeri, fasilitas tersebut juga akan memperkuat posisi Banyuwangi sebagai pusat produksi sarana perkeretaapian modern sekaligus meningkatkan daya saing INKA di pasar regional dan internasional. (IAW)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News