HeadlineNews

PGN Jaga Performa Positif di Kuartal I 2026 Lewat Disiplin Keuangan

247
×

PGN Jaga Performa Positif di Kuartal I 2026 Lewat Disiplin Keuangan

Share this article

KABARENERGI.COM – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), selaku Subholding Gas Pertamina, menunjukkan performa finansial yang impresif pada awal tahun 2026. Perseroan berhasil membukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar US$ 90,4 juta, atau melonjak sekitar 46% secara tahunan (year-on-year/YoY).

Kenaikan laba yang signifikan ini didorong oleh pertumbuhan laba kotor sebesar 12% YoY. Hal tersebut merupakan hasil dari strategi efisiensi, di mana beban pokok berhasil ditekan hingga 7% atau setara dengan penurunan sekitar US$ 54 juta, serta adanya perbaikan pada beban keuangan dan selisih kurs.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Kinerja Operasional dan Keandalan Infrastruktur
Hingga Maret 2026, PGN mencatatkan pendapatan sebesar US$ 929,6 juta dengan EBITDA mencapai US$ 240,6 juta. Sektor niaga dan infrastruktur gas bumi domestik tetap menjadi tulang punggung pendapatan perusahaan, meski terdapat dinamika operasional pada segmen trading internasional.

Dari sisi volume, PGN berhasil menyalurkan gas bumi sebesar 777 BBTUD dengan volume transmisi mencapai 1.539 MMSCFD. Perseroan juga mencatatkan tingkat keandalan infrastruktur yang sangat tinggi, yakni mencapai 99,9%.

“Fokus utama PGN adalah memastikan layanan energi kepada pelanggan tetap andal melalui pengelolaan infrastruktur dan penyaluran gas yang terintegrasi,” ujar Direktur Keuangan PGN, Catur Dermawan. Saat ini, PGN telah melayani lebih dari 825 ribu pelanggan di seluruh Indonesia, yang didominasi oleh sektor rumah tangga, industri, dan komersial.

Strategi Pasokan LNG dan Fleksibilitas Energi
Untuk menjaga kontinuitas pasokan di tengah dinamika energi global, PGN mengoptimalkan pemanfaatan Liquefied Natural Gas (LNG). Melalui fasilitas regasifikasi di FSRU Lampung, FSRU Jawa Barat, dan Arun, PGN memastikan distribusi gas tetap terjaga di wilayah-wilayah yang mengalami fluktuasi pasokan.

Read  PGN Terima Pasokan Gas dari West Natuna Atasi Kelangkaan Industri

Selain itu, PGN mencatatkan arus kas operasional positif sebesar US$ 86,9 juta. Rasio keuangan pun tetap terjaga pada level yang sehat, dengan debt to equity ratio sebesar 29%, yang mencerminkan kedisiplinan dalam pengelolaan likuiditas.

Komitmen Energi Transisi dan Jargas
Menatap sisa tahun 2026, PGN berkomitmen untuk terus memperkuat infrastruktur jaringan pipa serta mengembangkan layanan beyond pipeline seperti CNG dan LNG. Perseroan juga akan mengakselerasi pengembangan jaringan gas rumah tangga (jargas) untuk menyediakan energi bersih yang lebih terjangkau bagi masyarakat.

Langkah ini sejalan dengan peran gas bumi sebagai energi transisi demi mendukung target Net Zero Emission nasional.

“PGN akan terus menjaga keseimbangan antara keandalan layanan, efisiensi operasional, dan kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan guna mendukung ketahanan energi nasional,” tutup Catur. (FMN)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News