KABARENERGI.COM – Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memperkuat komitmen sosialnya dengan menggelar program Pasar Murah bagi masyarakat prasejahtera di Kabupaten Jember. Bertempat di Kantor Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang, kegiatan ini bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan laju inflasi di tingkat daerah.
Acara ini dibuka langsung oleh perwakilan Bupati Jember dan dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan, mulai dari Sekretaris Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Camat Patrang, perwakilan Koramil dan Polsek Patrang, Lurah Gebang, hingga Area Manager Communication, Relation & CSR Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi.
Jember menjadi kabupaten ketiga dalam rangkaian program Pasar Murah Pertamina di wilayah Jatimbalinus, setelah sebelumnya sukses dilaksanakan di Kabupaten Tuban dan Bojonegoro.
Dalam program ini, Pertamina menyediakan paket sembako senilai Rp211.000 yang dapat ditebus warga hanya dengan harga Rp30.000. Paket tersebut berisi kebutuhan pokok harian yang terdiri dari beras 5 kg, gula 2 kg, minyak goreng 2 liter, susu kental manis, sarden, serta kecap manis.
Pemerintah Kabupaten Jember, yang diwakili oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Ratno Cahyo Sembodo, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif kolaboratif ini. Menurutnya, langkah ini sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam menyediakan pangan terjangkau.
“Terima kasih Pertamina atas kepedulian yang nyata bagi warga Jember. Sinergi antara pemerintah daerah dan BUMN seperti inilah yang kita butuhkan untuk langsung menyentuh hingga akar rumput. Selain meringankan beban dapur warga, kegiatan ini merupakan instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi lokal,” ujar Ratno dalam sambutannya.
Agar distribusi tepat sasaran, penerima manfaat ditentukan berdasarkan data Dinas Sosial PPPA Kabupaten Jember dengan prioritas desil 1-4. Warga yang berhak menerima bantuan ini berasal dari Kelurahan Gebang, Banjarsengon, Slawu, dan Jemberlor.
Area Manager Comm, Rel. & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa di tengah ketidakpastian geopolitik global yang memicu fluktuasi harga pangan, Pertamina hadir melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
“Kami ingin memastikan kehadiran perusahaan memberikan dampak positif langsung bagi ketahanan pangan. Pertamina tidak hanya bergerak di bidang energi, tetapi juga mendukung masyarakat prasejahtera di sektor pangan,” jelas Ahad.
Menariknya, seluruh uang hasil penebusan sembako tersebut tidak akan menjadi pendapatan perusahaan. Pertamina berkomitmen mengembalikan dana tersebut kepada masyarakat dalam bentuk bantuan sosial lainnya.
“Hasil penjualan paket ini akan kami salurkan kembali untuk perbaikan sarana ibadah, sarana prasarana desa, hingga santunan bagi yayasan sosial di sekitar lokasi acara. Jadi, dari masyarakat kembali ke masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan berlangsung tertib berkat pengawalan aparat setempat serta kolaborasi erat dengan lembaga sosial dan keagamaan. Dengan adanya pasar murah ini, Pertamina berharap dapat menjadi stimulus positif bagi masyarakat prasejahtera di Jember dalam memenuhi kebutuhan dasar dengan harga yang sangat terjangkau. (HMQ)



