KABARENERGI.COM – Penerapan aturan ganjil-genap untuk pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di Provinsi Bali pada hari pertama membuahkan hasil positif. PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali dan Aparat Penegak Hukum (APH) sukses menekan kepadatan dan memastikan antrean di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) mulai berangsur landai.
Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk komitmen bersama untuk menjaga kelancaran lalu lintas sekaligus memastikan pasokan energi bagi masyarakat Bali tetap aman dan terdistribusi secara merata.
Sinergi Lintas Sektor Urai Antrean BBM di Bali
Keberhasilan mengurai antrean BBM di Bali tidak lepas dari kolaborasi erat antara Pertamina, Pemprov Bali, serta jajaran APH seperti TNI Kodam IX/Udayana dan Kepolisian Daerah (Polda) Bali.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa penerbitan Surat Gubernur Bali No. B.21.500.1/16673/V/DISNAKER.ESDM menjadi pendorong utama koordinasi ini.
“Kami melihat perkembangan positif di hari pertama penerapan ganjil-genap pengisian BBM ini, antrean di beberapa SPBU mulai menunjukkan perbaikan secara bertahap. Dengan terurainya antrean di SPBU, lalu lintas di jalan akan semakin lancar sehingga waktu tempuh mobil tangki dari terminal BBM semakin singkat,” ujar Ahad.
Pasokan Stok Aman & Penguatan Layanan PDS
Selain penerapan sistem ganjil-genap, Pertamina juga menjamin keberadaan stok BBM di seluruh SPBU Bali aman untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat.
Guna mempercepat proses penyaluran energi, Pertamina telah meningkatkan kapasitas layanan Pertamina Delivery Service (PDS) sejak 15 Oktober lalu. Layanan ini memungkinkan penjualan Pertalite secara literan di sejumlah SPBU untuk menjangkau masyarakat dengan lebih cepat dan efisien.
Dukungan pengawalan ketat dari TNI dan Polri terhadap armada mobil tangki menuju SPBU serta penyiapan personel tambahan untuk PDS turut mempercepat pemulihan distribusi energi di wilayah Pulau Dewata.
Pemantauan Rutin Demi Kelancaran Aktivitas Warga
Pertamina bersama Pemprov Bali terus berkomitmen melakukan evaluasi harian untuk memantau efektivitas kebijakan ganjil-genap ini. Indikator yang dievaluasi meliputi:
1. Panjang antrean kendaraan di SPBU.
2. Waktu tunggu kendaraan saat pengisian.
3. Kelancaran arus lalu lintas di sekitar area SPBU.
Harapannya, upaya optimalisasi berkelanjutan ini dapat mempermudah masyarakat dalam memperoleh BBM sehingga aktivitas ekonomi dan mobilitas harian warga Bali kembali berjalan normal tanpa hambatan.
Imbauan Resmi Pertamina untuk Masyarakat Bali
Pertamina mengimbau seluruh lapisan masyarakat Bali untuk tetap tenang dan membeli BBM sesuai dengan kebutuhan (tidak panic buying).
Informasi Update Layanan SPBU Bali: Ikuti akun Instagram resmi @patraniaga.jatimbalinus dan @pertaminabali.
Layanan Pengaduan & Informasi: Hubungi Pertamina Contact Center 135 jika mengalami kendala atau membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai layanan BBM. (NIO)



