HeadlineNews

Tol Probolinggo-Banyuwangi Segmen Gending-Paiton Dibuka, Gratis 14 Hari

316
×

Tol Probolinggo-Banyuwangi Segmen Gending-Paiton Dibuka, Gratis 14 Hari

Share this article
(Foto: Humas)

KABARENERGI.COM – Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) segmen Gending-Paiton mulai beroperasi pada Rabu, 30 September 2026 pukul 10.00 WIB. Jalan tol sepanjang 23,515 kilometer ini dapat digunakan masyarakat tanpa tarif selama 14 hari sebagai bagian dari masa sosialisasi.

Setelah masa sosialisasi berakhir, tarif tol akan diberlakukan sesuai keputusan Menteri Pekerjaan Umum. Direktur Utama PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB), Adi Prasetyanto, mengatakan periode tanpa tarif menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mengenali jalur sekaligus fasilitas yang tersedia.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

“Kami mengajak masyarakat untuk menikmati akses baru ini sekaligus mengenali jalur dan fasilitas yang tersedia, dengan tetap memperhatikan rambu-rambu dan ketentuan yang berlaku,” ujar Adi.

Meski masih gratis, pengguna Jalan Tol Gending-Paiton tetap wajib melakukan tapping kartu uang elektronik di gardu tol. Untuk perjalanan dari Gerbang Tol (GT) Kraksaan menuju GT Paiton maupun sebaliknya, pengguna dikenakan tarif Rp0.

Sementara itu, masyarakat yang datang dari arah Surabaya atau Malang dan menuju segmen Gending-Paiton tetap dikenakan tarif Jalan Tol Trans Jawa hingga GT Gending yang berada di Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo.

Tol Gending-Paiton Dilengkapi Dua Gerbang Tol

Segmen Gending-Paiton memiliki dua gerbang tol, yakni GT Kraksaan dan GT Paiton. Masing-masing gerbang dilengkapi enam gardu yang terdiri dari tiga gardu masuk, tiga gardu keluar, serta satu gardu reversible.

Jasa Marga juga menyiapkan berbagai fasilitas pelayanan untuk mendukung keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. Fasilitas tersebut meliputi ambulans, derek, patroli, rescue, shuttle, hingga mobile reader di setiap gerbang tol.

Pengguna jalan diimbau memastikan bahan bakar kendaraan dan saldo uang elektronik dalam kondisi cukup sebelum memasuki jalan tol. Selain itu, pengguna diminta mematuhi rambu-rambu, marka jalan, batas kecepatan, serta arahan petugas di lapangan.

Read  Sinergi Empat Pilar Ekonomi Jawa Timur: Tumbuh 5,22%, Fokus Kendalikan Inflasi Nataru

Sebelum resmi beroperasi, segmen Tol Gending-Paiton telah melalui Uji Laik Fungsi dan Operasi pada 22-24 Oktober 2025. Selanjutnya, segmen tersebut memperoleh Sertifikat Laik Fungsi dan Operasi dengan predikat bintang 4 dari Kementerian Pekerjaan Umum pada 12 Februari 2026.

Buka Akses Sejumlah Destinasi Wisata

Beroperasinya Tol Gending-Paiton juga membuka akses yang lebih mudah menuju sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Probolinggo.

Dari Simpang Susun (SS) Paiton, pengguna jalan dapat melanjutkan perjalanan menuju Pantai Duta, Pantai Bohay, Utama Raya Resort, hingga Pantai Tampora.

Sementara dari SS Kraksaan, akses perjalanan dapat dilanjutkan menuju sejumlah destinasi seperti Ranu Agung, Ranu Segaran, Songa Rafting, dan Bremi Eco Park.

Adi mengatakan, keberadaan Jalan Tol Prosiwangi secara bertahap akan memperkuat konektivitas kawasan timur Jawa Timur. Infrastruktur tersebut juga diarahkan untuk mendukung perjalanan menuju Banyuwangi dan Pelabuhan Ketapang.

“Kehadiran Jalan Tol Prosiwangi diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarkawasan di Jawa Timur. Selain memberikan alternatif perjalanan yang lebih efisien, pengembangan jaringan ini juga akan membuka akses yang lebih luas menuju berbagai destinasi wisata dan kawasan strategis,” kata Adi.

Waktu Tempuh Probolinggo-Banyuwangi Diproyeksikan Lebih Singkat

Dari sisi waktu tempuh, pengoperasian Tol Prosiwangi secara bertahap diproyeksikan memangkas waktu perjalanan.

Perjalanan Probolinggo-Besuki yang sebelumnya membutuhkan waktu sekitar dua jam diproyeksikan menjadi sekitar 1 jam 15 menit. Sementara jika seluruh Tol Prosiwangi telah beroperasi penuh, perjalanan Probolinggo-Banyuwangi yang sebelumnya sekitar lima jam diproyeksikan menjadi sekitar tiga jam.

Sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional, pembangunan Jalan Tol Prosiwangi diharapkan memperkuat konektivitas dan mobilitas masyarakat, sekaligus mendukung kelancaran distribusi barang serta membuka akses ekonomi dan pariwisata hingga Banyuwangi dan Pelabuhan Ketapang.

Read  Perkuat "Indonesia Incorporated", Seskab Teddy Indra Wijaya dan Ketum Kadin Anindya Bakrie Bahas Program Strategis 2026

Masyarakat yang membutuhkan informasi lalu lintas dan layanan jalan tol dapat mengakses One Call Center Jasa Marga, akun X @PTJASAMARGA, aplikasi Travoy, serta berbagai media sosial resmi Jasa Marga. (RYS)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News