Headline

PGN Perluas Jargas Surabaya, Hampir 50.000 Sambungan Terealisasi hingga 2026

250
×

PGN Perluas Jargas Surabaya, Hampir 50.000 Sambungan Terealisasi hingga 2026

Share this article

KABARENERGI.COM – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) terus memperluas akses jaringan gas bumi (jargas) bagi rumah tangga di Kota Surabaya. Hingga menjelang akhir 2026, realisasi pengembangan jaringan gas bumi di Surabaya telah mendekati 50.000 sambungan dari target 59.900 sambungan untuk periode 2025–2026.

Untuk mendukung pencapaian target tersebut, PGN melalui Sales and Operation Region III (SOR III) Area Surabaya mengintensifkan sosialisasi kepada pelanggan dan calon pelanggan. Salah satunya melalui kegiatan edukasi manfaat dan keselamatan penggunaan gas bumi di Kelurahan Lontar, Surabaya, Sabtu (24/10/2026).

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Kegiatan tersebut menjadi sosialisasi ketujuh yang diselenggarakan PGN Area Surabaya sepanjang 2026. Selain memperkenalkan manfaat gas bumi sebagai energi rumah tangga, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai prosedur pemasangan jaringan dan keselamatan penggunaannya.

Area Head Surabaya PGN SOR III, Arief Nurrachman, mengatakan sosialisasi menjadi sarana komunikasi langsung antara PGN dan masyarakat, baik pelanggan yang telah menggunakan gas bumi maupun calon pelanggan yang ingin memperoleh layanan jargas.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin masyarakat semakin mengenal manfaat gas bumi, memahami aspek keselamatan penggunaannya, sekaligus memperoleh informasi mengenai layanan jaringan gas bumi yang tersedia di wilayahnya,” ujar Arief.

Rangkaian sosialisasi di Kelurahan Lontar dikemas secara interaktif melalui senam bersama, lomba mewarnai untuk anak-anak tingkat TK dan PAUD, serta lomba memasak menggunakan gas bumi.

Melalui kegiatan tersebut, PGN berupaya memperkenalkan penggunaan gas bumi sebagai alternatif energi rumah tangga sekaligus memberikan edukasi mengenai pemasangan dan prosedur keselamatan.

Arief menegaskan, edukasi keselamatan menjadi bagian penting dalam setiap kegiatan sosialisasi agar masyarakat memahami cara menggunakan gas bumi secara aman dan sesuai ketentuan.

Read  Pertamina Patra Niaga Puji Langkah Polda Jawa Timur Ungkap Kasus BBM dan LPG Subsidi

PGN Targetkan 59.900 Sambungan Jargas di Surabaya

Arief menjelaskan, pengembangan jaringan gas bumi di Jawa Timur telah berlangsung sejak 1996 dan terus diperluas secara bertahap. Di Kota Surabaya, PGN menjalankan penugasan pengembangan jargas dengan target 59.900 sambungan selama periode 2025–2026.

Hingga menjelang akhir tahun, realisasi pengembangan jaringan tersebut telah mendekati 50.000 sambungan. PGN pun terus mengintensifkan sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai ketersediaan layanan, proses penyambungan, serta manfaat penggunaan gas bumi.

Salah satu wilayah yang menjadi perhatian pengembangan adalah Kelurahan Lontar, Surabaya Barat. Di kawasan tersebut, terdapat target sekitar 4.500 sambungan jaringan gas bumi untuk periode 2025–2026.

Namun, jaringan gas bumi belum menjangkau seluruh wilayah Kelurahan Lontar. Karena itu, pembangunan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan perencanaan pengembangan jaringan.

Dengan jumlah sekitar 30.000 rumah tangga yang tersebar di 16 RW, perluasan jargas di wilayah tersebut membutuhkan tahapan pembangunan agar cakupan layanan dapat meningkat secara berkelanjutan.

“Pada 2026, terdapat lima RW yang sedang dalam proses pemasangan jaringan gas bumi. Untuk pengembangan selanjutnya, kami juga telah mengusulkan perluasan jaringan di 10 RW pada 2027, dengan realisasi yang akan menyesuaikan perencanaan dan persetujuan program terkait,” jelas Arief.

Ia menambahkan, sosialisasi dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat kelurahan, RW, hingga RT. Langkah ini dilakukan agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas mengenai manfaat layanan, tahapan pemasangan, dan aspek keselamatan penggunaan gas bumi.

Selain Kelurahan Lontar, pengembangan jaringan gas bumi di Surabaya juga mencakup sejumlah wilayah lain, di antaranya Kandangan, Sememi, Simo Mulyo Baru, Manukan Kulon, Manukan Wetan, Gunung Anyar, Menur, dan Mojo.

Jargas PGN Diharapkan Dukung Efisiensi UMKM

Read  Usai Penahanan Tersangka, KPK Buka Peluang Telusuri Riza Chalid

Lurah Lontar, Iwan Ahmadi, mengatakan masyarakat menyambut positif rencana pengembangan jaringan gas bumi di wilayahnya. Meski demikian, pemasangan jargas harus mengikuti tahapan pembangunan dan program yang telah ditetapkan.

“Warga kami sebenarnya sangat antusias. Mereka sudah memahami kenyamanan dan aspek keselamatan penggunaan gas bumi. Hanya saja, karena ini merupakan program pemerintah, pemasangannya tidak bisa dilakukan sekaligus dan harus bertahap,” kata Iwan.

Ia berharap perluasan jaringan gas bumi ke depan dapat menjangkau lebih banyak rumah tangga, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang tersebar di berbagai RW di Kelurahan Lontar.

Menurut Iwan, ketersediaan jaringan gas bumi diharapkan dapat mendukung kegiatan usaha masyarakat, terutama pelaku UMKM yang membutuhkan energi untuk operasional sehari-hari.

“Harapan kami, ke depan jaringan gas bumi bisa menjangkau seluruh warga. Di setiap RW terdapat UMKM. Dengan tersambungnya jaringan gas bumi, kami berharap kegiatan usaha masyarakat bisa lebih efisien, aman, dan nyaman,” ujarnya.

Arief menambahkan, PGN akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan perangkat wilayah untuk mendukung pengembangan jaringan gas bumi sesuai perencanaan.

Melalui sosialisasi dan edukasi yang berkelanjutan, PGN berharap semakin banyak masyarakat Surabaya memahami manfaat jargas serta prosedur keselamatannya. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari pengembangan akses energi bagi rumah tangga dan pelaku usaha secara bertahap di Kota Pahlawan. (GSP)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News