KABARENERGI.COM – Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, berhasil finis di posisi keenam dalam balapan Moto3 Mandalika 2026 yang berlangsung pada Minggu, 11 Oktober 2026. Sementara itu, Maximo Quiles tampil dominan untuk meraih kemenangan sekaligus memastikan gelar juara dunia Moto3 2026.
Veda yang memperkuat Honda Team Asia mengawali balapan dari posisi ketujuh. Pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, tersebut langsung menunjukkan performa kompetitif dengan naik ke posisi keenam, sebelum sempat menempati urutan kelima pada awal lomba.
Persaingan di barisan depan berlangsung ketat sejak lap pertama. David Almansa sempat memimpin balapan, sedangkan Quiles melesat dari posisi keenam ke urutan kedua. Memasuki lap kedua, Veda bahkan sempat naik ke posisi kedua sebelum disalip Adrian Fernandez.
Quiles kemudian mengambil alih pimpinan balapan setelah Almansa melakukan kesalahan dan terlempar ke posisi kedelapan. Sejak saat itu, pembalap CFMOTO Gaviota Aspar Team tersebut mulai membangun keunggulan atas para pesaingnya.
Veda Ega Pratama Berjuang di Tengah Persaingan Ketat
Perjuangan Veda Ega Pratama di Moto3 Mandalika 2026 tidak berjalan mudah. Persaingan sengit di kelompok depan membuat posisinya beberapa kali berubah sepanjang balapan.
Pada lap ketiga, Veda turun ke posisi keempat setelah disalip Álvaro Carpe. Dua lap berikutnya, ia kembali kehilangan posisi dan berada di urutan kelima setelah Almansa berhasil melewatinya.
Posisi Veda merosot ke peringkat keenam ketika Guido Pini melaju ke posisi keempat. Di sisi lain, Quiles semakin nyaman memimpin balapan dan sempat memperlebar jarak menjadi 2,6 detik atas Almansa yang kembali menempati posisi kedua.
Veda sempat memperbaiki posisinya menjadi kelima pada lap kedelapan setelah menyalip Pini. Namun, persaingan yang ketat kembali membuat pembalap Indonesia itu harus bekerja keras untuk mempertahankan posisinya.
Memasuki lap ke-11, Carpe mengalami kecelakaan. Pada saat bersamaan, Veda turun ke posisi ketujuh setelah dilewati Brian Uriarte. Kesempatan kembali terbuka ketika Adrian Cruces mengalami kecelakaan tidak lama kemudian, sehingga Veda naik ke urutan keenam.
Persaingan semakin sengit menjelang akhir balapan. Pada lap ke-15, Veda sempat turun ke posisi ketujuh sebelum menyalip Guido Pini dan Rico Salmela. Aksi tersebut membawanya kembali ke posisi kelima.
Meski demikian, Veda masih menghadapi tantangan untuk menembus posisi empat besar. Jarak sekitar 2,5 detik dari Matteo Bertelle membuat upayanya mengejar posisi tersebut tidak mudah.
Pada lap ke-18, Veda kembali kehilangan beberapa posisi setelah dilewati Salmela, Pini, dan Fernandez. Ia sempat turun ke urutan kedelapan sebelum menyalip Fernandez untuk naik ke posisi ketujuh.
Pantang menyerah hingga lap terakhir, Veda akhirnya berhasil melewati Pini dan merebut posisi keenam. Hasil tersebut mengantarkannya meraih tambahan 10 poin dalam balapan Moto3 Mandalika 2026.
Maximo Quiles Menang dan Kunci Gelar Juara Dunia Moto3 2026
Di tengah persaingan sengit di kelompok pembalap lainnya, Maximo Quiles tampil konsisten di barisan depan. Setelah merebut pimpinan balapan pada lap kedua, pembalap CFMOTO Gaviota Aspar Team itu mampu menjaga jarak dari para pesaingnya.
Quiles sempat mengalami penurunan keunggulan setelah melebar pada lap kedelapan. Jaraknya dengan Almansa menyusut menjadi 1,6 detik, tetapi ia kembali memperkuat posisinya di depan.
Memasuki lap ke-18, Quiles sudah unggul sekitar tiga detik atas Almansa. Keunggulan tersebut menjadi modal penting untuk mengendalikan balapan hingga garis finis.
Quiles akhirnya keluar sebagai pemenang Moto3 Mandalika 2026. Kemenangan ini sekaligus memastikan dirinya meraih gelar juara dunia Moto3 2026, menjadikannya sosok yang paling menonjol dalam seri balapan di Mandalika.
David Almansa finis di posisi kedua, sedangkan Brian Uriarte melengkapi podium setelah menempati peringkat ketiga.
Hasil Lengkap Moto3 Mandalika 2026
Berikut hasil balapan Moto3 Mandalika 2026 pada Minggu, 11 Oktober 2026:
1. Maximo Quiles — CFMOTO Gaviota Aspar Team — 25 poin
2. David Almansa — Liqui Moly Dynavolt Intact GP — 20 poin
3. Brian Uriarte — Red Bull KTM Ajo — 16 poin
4. Matteo Bertelle — LEVEL UP – MTA — 13 poin
5. Rico Salmela — Red Bull KTM Tech3 — 11 poin
6. Veda Ega Pratama — Honda Team Asia — 10 poin
7. Adrian Fernandez — Leopard Racing — 9 poin
8. Guido Pini — Leopard Racing — 8 poin
9. Joel Esteban — LEVEL UP – MTA — 7 poin
10. Scott Ogden — CIP Green Power — 6 poin
11. Ryusei Yamanaka — AEON Credit – MT Helmets – MSI — 5 poin
12. Adrian Cruces — CIP Green Power — 4 poin
13. Valentin Perrone — Red Bull KTM Tech3 — 3 poin
14. Hakim Danish — AEON Credit – MT Helmets – MSI — 2 poin
15. Jesus Rios — Rivacold Snipers Team — 1 poin
16. Zen Mitani — Honda Team Asia — 0 poin
17. Kiattisak Singhapong — Rivacold Snipers Team — 0 poin
18. Marco Morelli — CFMOTO Gaviota Aspar Team — 0 poin
19. Eddie O’Shea — GRYD Racing — 0 poin
20. Ruche Moodley — CODE Motorsports — 0 poin
Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Ketujuh Klasemen Moto3 2026
Tambahan 10 poin dari hasil Moto3 Mandalika 2026 membawa Veda Ega Pratama naik ke peringkat ketujuh klasemen sementara kejuaraan dunia Moto3.
Pembalap Indonesia tersebut kini mengoleksi 115 poin sepanjang musim 2026. Ia juga telah mengamankan dua podium, menjadi pencapaian penting dalam kiprahnya di ajang balap motor dunia.
Hasil di Mandalika memperlihatkan daya saing Veda dalam menghadapi para pembalap muda terbaik dunia. Meski belum berhasil menembus lima besar, finis keenam tetap memberikan tambahan poin berharga untuk menjaga peluangnya memperbaiki posisi di klasemen.
Sementara itu, keberhasilan Quiles mengunci gelar juara dunia Moto3 2026 menjadi sorotan utama balapan di Mandalika. Bagi Indonesia, penampilan Veda yang mampu bersaing dan mengamankan 10 poin di hadapan pendukung tuan rumah menjadi hasil positif dalam rangkaian Moto3 musim ini. (LCW)



