KABARENERGI.COM – Ruas Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi) mulai dibuka secara fungsional untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Pengoperasian tol fungsional tersebut berlangsung mulai Sabtu, 14 Maret hingga 29 Maret 2026.
Direktur Utama PT Jasa Marga Probolinggo Banyuwangi, Adi Prasetyanto mengatakan, pembukaan tol fungsional ini merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Bersama antara Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum serta Korlantas Polri guna mendukung pelayanan transportasi selama musim mudik Lebaran.
Menurut Adi, selama masa operasional fungsional tersebut ruas tol akan dibuka setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 16.00 WIB.
Ia menjelaskan secara fisik kondisi jalan tol telah siap dilalui kendaraan. Selain itu, rambu lalu lintas dan perlengkapan keselamatan jalan juga telah dipasang guna memastikan keamanan para pengguna jalan.
“Secara konstruksi fisik jalan tol sudah selesai dan sudah bisa dilewati secara aman. Rambu-rambu juga sudah siap sehingga aman dilalui para pemudik,” ujar Adi, Minggu (15/3/2026).
Selain kesiapan infrastruktur, pihak pengelola juga melakukan koordinasi dengan kepolisian untuk pengaturan lalu lintas selama masa operasional fungsional. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan selama periode mudik.
Berdasarkan proyeksi PT Jasa Marga Probolinggo Banyuwangi, jumlah kendaraan yang melintas selama masa operasional fungsional diperkirakan mencapai 150 ribu hingga 160 ribu kendaraan.
Angka tersebut meningkat sekitar 5 persen dibandingkan periode operasional fungsional saat Natal dan Tahun Baru sebelumnya yang tercatat sekitar 120 ribu kendaraan dalam kurun waktu 10 hari.
Ruas tol sepanjang sekitar 49,86 kilometer tersebut juga dapat dilalui secara gratis selama masa operasional fungsional. Meski demikian, para pengguna jalan tetap diimbau untuk mematuhi rambu lalu lintas dan aturan berkendara demi menjaga keselamatan bersama.
Saat ini progres pembangunan Tol Prosiwangi telah mencapai lebih dari 97 persen dan hanya menyisakan beberapa tahap penyempurnaan sebelum nantinya dioperasikan secara penuh.
Diharapkan keberadaan tol fungsional ini dapat membantu memperlancar arus mudik serta mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur Pantura selama periode Lebaran 2026. (ACM)



