HeadlineNews

Denmark Tingkatkan Kehadiran Militer di Greenland

273
×

Denmark Tingkatkan Kehadiran Militer di Greenland

Share this article
Peralatan militer Angkatan Bersenjata Denmark (Foto: X/Forsvarsministeriet/Danish MoD)

KABARENERGI.COM – Pemerintah Denmark resmi memulai pengiriman pasukan pendahulu beserta peralatan militer menuju Greenland. Langkah ini diambil sebagai respons atas meningkatnya ketegangan geopolitik dan perebutan kepentingan strategis di kawasan Arktik.

Persiapan Infrastruktur dan Logistik
Berdasarkan laporan media lokal DR, tim pendahulu ini mengemban misi vital untuk menyiapkan logistik dan infrastruktur dasar. Langkah ini merupakan fondasi bagi kemungkinan pengerahan pasukan Denmark dan sekutu dalam skala yang lebih besar di masa depan. Upaya ini menandai keseriusan Kopenhagen dalam memperkuat kehadiran militernya di wilayah otonom tersebut.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Kolaborasi Internasional dan Tantangan Personel
Meskipun ambisius, Denmark menghadapi tantangan keterbatasan personel karena sebagian besar kemampuan tempurnya saat ini masih terikat pada komitmen NATO di negara-negara Baltik. Oleh karena itu, pengerahan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan personel militer internasional.

Juru bicara Partai Enhedslisten yang berhaluan kiri menyambut baik keterlibatan pasukan internasional ini.

“Ini merupakan keputusan yang bijaksana. Tentara dari negara-negara Eropa juga akan bergerak menuju Greenland. Pengerahan ini adalah sinyal tegas kepada kekuatan besar mana pun agar tidak coba-coba mengancam Greenland,” ujarnya dikutip dari Anadolu, Kamis (15/1).

Mengapa Greenland Menjadi Rebutan?
Greenland merupakan wilayah otonom di bawah kedaulatan Kerajaan Denmark yang memiliki dua daya tarik utama:

Posisi Geografis: Terletak di jalur strategis Arktik.

Kekayaan Alam: Memiliki cadangan sumber daya mineral yang melimpah.

Daya tarik ini sempat memicu pernyataan kontroversial dari Presiden AS, Donald Trump, yang menegaskan bahwa Amerika Serikat perlu mengambil alih Greenland demi kepentingan keamanan ekonomi serta mencegah pengaruh Rusia dan Tiongkok di wilayah tersebut.

Komitmen Kedaulatan Permanen
Menteri Pertahanan Denmark, Troels Lund Poulsen, menegaskan bahwa Kopenhagen tidak akan mundur dari kedaulatannya. Denmark dan Greenland secara tegas telah menolak usulan penjualan pulau tersebut kepada pihak mana pun.

Read  Dampak Fatal Penahanan Kontainer Batu Bara, Kadin Jatim: Stop Pelayaran Minerba Ancam Bisnis

“Kami sedang bergerak maju untuk memperkuat kehadiran kami di Greenland,” tegas Poulsen. Ia juga memastikan bahwa kehadiran militer negara-negara anggota NATO di pulau tersebut sepenuhnya bertujuan untuk mendukung kedaulatan Denmark. (OTP)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News