HeadlineNews

Modernisasi KAI Commuter Dipercepat Lewat Subsidi Rp5 Triliun

245
×

Modernisasi KAI Commuter Dipercepat Lewat Subsidi Rp5 Triliun

Share this article
Salah satu gerbong KRL sedang dilakukan perawatan (Foto: KAI Commuter)

KABARENERGI.COM – Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), Mochamad Purnomosidi, menyambut positif komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan pelayanan transportasi publik. Presiden secara khusus telah menyetujui anggaran sebesar Rp5 triliun untuk pengadaan sarana kereta api guna memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Jabodetabek.

Dukungan anggaran ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Presiden Prabowo ke Stasiun Manggarai pada akhir tahun lalu. Dalam arahannya, Presiden menekankan bahwa efisiensi uang negara harus diprioritaskan untuk kepentingan rakyat.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

“Saya setujui. Tidak Rp4,9 triliun, tapi Rp5 triliun saya setujui. Kalau untuk rakyat banyak, saya tidak ragu-ragu. Uangnya kita hemat demi kepentingan rakyat di atas segala kepentingan,” tegas Presiden Prabowo.

Fokus pada Tata Kelola dan Transparansi
Merespons kucuran dana besar tersebut, Purnomosidi menjelaskan bahwa pihak KCI saat ini tengah melakukan evaluasi dokumen secara mendalam. Hal ini dilakukan untuk menjamin transparansi dan kepatuhan terhadap aturan tata kelola negara (good corporate governance).

Meskipun Presiden memberikan target penyelesaian dalam satu tahun, KCI akan memberikan masukan teknis agar pelaksanaannya tetap realistis tanpa mengabaikan kualitas.

“Inikan uang negara yang harus kita selesaikan. Kita sudah siapkan dokumen-dokumennya agar benar-benar terjaga governansinya,” ujar Purnomosidi dalam podcast PRO3 SINIAR di Stasiun Juanda, Rabu (7/1/2026).

Regenerasi Armada dan Target Penumpang
Mulai tahun 2026, KCI akan mulai mendatangkan rangkaian kereta baru hasil kerja sama dengan CRRC (Tiongkok) dan PT INKA (Persero). Rinciannya meliputi 11 rangkaian kereta dari Tiongkok dan 16 rangkaian dari produk dalam negeri (INKA).

Langkah regenerasi ini diharapkan mampu meningkatkan pengalaman perjalanan penumpang dan mencapai target kapasitas angkut hingga 1,2 juta penumpang per hari.

Read  Rekor Baru Perfilman Nasional, ‘AGAK LAEN: Menyala Pantiku!’ Puncaki Box Office

Inovasi Layanan Rakyat Kecil: Kereta Pedagang dan Petani
Selain fokus di Jabodetabek, KAI Commuter juga menunjukkan keberpihakan pada ekonomi rakyat melalui penyediaan Kereta Pedagang dan Petani. Layanan yang beroperasi di jalur Merak–Rangkasbitung ini telah melalui tahap soft launching pada 1 Desember 2025.

“Sekarang sudah beroperasi. Satu hari itu ada 14 kereta yang merangkai, dan ternyata sekarang total mungkin sudah 9.000 orang yang menggunakan,” tambah Purnomosidi.

Dengan dukungan dana Rp5 triliun dan hadirnya armada baru, manajemen KCI optimistis transportasi kereta api akan semakin nyaman, aman, dan menjadi andalan utama seluruh lapisan masyarakat. (LGR)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News