Headline

PGN Raih Penghargaan Transparansi Emisi, Berkomitmen Capai Target Net Zero Emission

230
×

PGN Raih Penghargaan Transparansi Emisi, Berkomitmen Capai Target Net Zero Emission

Share this article

Kabarenergi.com, Jakarta – Strategi keberlanjutan kepada aspek Environmental, Social, dan Governance (ESG) tidak terpisahkan dari bisnis dan operasional PT PGN Tbk selaku Subholding Gas Pertamina. Nilai-nilai keberlanjutan diterapkan PGN dengan 4 (empat) fokus utama terus diintegrasikan untuk mendukung upaya pencapaian target Net Zero Emission (NZE).

Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN Rosa Permata Sari menerangkan bahwa salah satu dukungan PGN terhadap target NZE adalah komitmen terhadap dekarbonisasi. Pada tahun 2023, PGN berhasil memberikan kontribusi terhadap pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) Scope 1 dan Scope 2 secara konsolidasian mencapai 598,39 Ton CO2eq melalui berbagai inisiatif.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Pengurangan emisi PGN tahun 2023 lebih besar jika dibandingkan tahun 2022 yang mencapai 220 Ton CO2 eq. Hal ini menunjukkan efektivitas langkah-langkah yang PGN ambil dalam mengurangi dampak lingkungan dari operasi.

PGN menyertakan Anak Perusahaan maupun Afiliasi telah mengimplementasikan berbagai inovasi berkelanjutan, termasuk pemasangan Solar Panel Offshore – Sidayu yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan energi listrik di Well Head Platform C (WHP-C) dan WHP-D. Inisiatif ini berhasil menghasilkan pengurangan emisi sebesar 67,42 ton CO2eq per semester.

Selain itu, PGN mengembangkan inovasi dalam peningkatan efisiensi energi melalui penerapan metode Penggantian Bundel O-Ring untuk optimalisasi distribusi gas, serta metode TWIN (Pengurasan Air Waktu) untuk memperbaiki kinerja kompresor udara. Lebih lanjut, PGN Saka melakukan substitusi gas engine pada flash gas compressor dengan electric driven flash gas compressor, yang berhasil berkontribusi pada pengurangan emisi sebesar 4.143 Ton CO2eq per tahun.

“Dalam jangka panjang, PGN ingin mencapai pengurangan emisi sebesar 460 Ton CO2 eq sebagai langkah mendukung NZE. Gas bumi yang merupakan komoditi utama bisnis PGN pun dapat menjadi solusi target penurunan emisi sektor energi sebesar 377 ton CO2 di tahun 2035 serta menurunkan emisi sekitar 40 persen dibandingkan energi lain,” jelas Rosa.

Read  Harga BBM di SPBU Swasta Naik, Pertamina Tetap Pertahankan Harga

Inisiatif lingkungan juga diimplementasikan dalam program desa binaan yang memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan sekaligus tanggung jawab sosial. Contohnya, Desa Wisata Sidomulyo dan Taman Olah Jelantah yang juga telah berhasil menghasilkan pupuk cair, Ecobrick, sabun, dan lilin dari jelantah yang juga berkontribusi dalam meminimalisir dampak pencemaran lingkungan.

Atas pencapaian peran perusahaan terhadap penurunan emisi karbon, PGN mendapatkan Penghargaan Transparansi Penurunan Emisi Korporasi Kategori Green dan Transparansi Perhitungan Emisi Korporasi Kategori Platinum. Penghargaan ini diselenggarakan oleh investortrust.id bekerjasama dengan Bumi Global Karbon Foundation (BGK Foundation).

Di internal, PGN mewujudkan komitmen sebagai perusahaan yang ramah lingkungan, dengan menerapkan tata kelola perusahaan yang baik dan bertanggung jawab secara sosial serta mengimplementasikan manajemen lingkungan sesuai standar yang berlaku.

“Kami juga secara konsisten terus berupaya mengurangi emisi, limbah dan energi guna mengurangi jejak lingkungan sesuai dengan komitmen yang tertuang dalam kebijakan HSSE,” terang Rosa. Selama periode 2023, penghematan energi di PGN sebesar 26.203,93. Selain itu, PGN berhasil menurunkan limbah Non-B3 dari 163,3 Ton menjadi 142,2 Ton.

Program maupun inisiatif dekarboninasi serta ramah lingkungan akan terus PGN tingkatkan agar kebermanfaatannya juga semakin meningkat. Tak luput, PGN memperhatikan aspek-aspek ESG agar upaya pengurangan emisi karbon dapat dijalankan sesuai dengan kaidah-kaidah lingkungan yang berlaku.

Sepanjang tahun 2023, PGN memperoleh skor ESG sebesar 24,7 yang dilakukan Lembaga rating ESG Sustainalytics. Skor tersebut menjadi yang tertinggi di antara perusahaan sejenis dalam kategori kapitalisasi pasar UAS 1,9 – USD 3,0 Miliar. “Pencapaian ini merupakan simbol keberhasilan dan dedikasi kami terhadap keberlanjutan, serta mendorong kami untuk terus meningkatkan praktik ESG di semua aspek operasional,” tutup Rosa. (yun)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News