Mineral

Tambang Nikel Avebury di Tasmania, Australia, Kembali Ditutup Setelah 17 Bulan Beroperasi

204
×

Tambang Nikel Avebury di Tasmania, Australia, Kembali Ditutup Setelah 17 Bulan Beroperasi

Share this article

Kabarenergi.com, JAKARTA. Tambang nikel Avebury di Tasmania, Australia, diumumkan akan ditutup kembali setelah hanya 17 bulan beroperasi. Keputusan ini menjadi bagian dari serangkaian penutupan tambang di seluruh Australia Barat, yang dipicu oleh penurunan harga nikel global sebesar 50 persen sejak tahun sebelumnya.

Hari ini, penerima KordaMentha mengumumkan bahwa tambang Avebury akan beralih ke program perawatan dan pemeliharaan, yang berdampak langsung pada hilangnya 200 lapangan pekerjaan. Tambang ini dimiliki oleh Mallee Resources Limited Group of Companies, yang telah berada dalam masa kurator sejak tahun lalu. Meskipun demikian, tambang ini tetap beroperasi sementara mereka mencari pembeli yang potensial.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Advertisement

Kurator Scott Langdon menyalahkan kelebihan pasokan nikel berkualitas rendah dari Indonesia sebagai penyebab utama ketidakmampuan tambang nikel Australia untuk bersaing secara efektif di pasar global. Langdon menekankan perlunya adanya perubahan struktural di pasar untuk mengakui dan menghargai nikel berkadar karbon rendah serta berkualitas baterai agar operasi tambang lokal dapat bertahan.

Penutupan tambang ini menyusul penutupan empat tambang nikel lainnya bulan lalu di Australia Barat, yang memicu kekhawatiran akan krisis industri. Para pemimpin lokal, termasuk Wali Kota West Coast, Shane Pitt, menyatakan keprihatinan atas dampak sosial dan ekonomi yang akan ditimbulkan oleh penutupan tambang Avebury.

“Pemutusan ini akan berdampak selama berbulan-bulan dan bertahun-tahun ke depan bagi para pekerja Avebury dan komunitas kami,” ujar Shane Pitt.

Pada saat yang sama, Perdana Menteri Tasmania Jeremy Rockliff dan Menteri Sumber Daya Felix Ellis menyatakan komitmen mereka untuk membantu para pekerja yang terkena dampak dari penutupan tambang ini. Mereka menegaskan bahwa pemerintah tidak akan meninggalkan mereka dalam kesulitan.

Read  Hilirisasi Nikel dan Mineral Tak Bisa Atasi Ketimpangan Ekonomi

Namun, Menteri Bayangan Sumber Daya Tasmania, Shane Broad, menyuarakan kekhawatiran atas proses hukum yang mungkin memakan waktu panjang dan menghambat hak-hak pekerja yang terkena dampak.

Dengan penutupan tambang nikel Avebury, berbagai pihak termasuk pemerintah, industri, dan serikat pekerja dihadapkan pada tantangan besar untuk mengatasi dampak ekonomi dan sosial yang ditimbulkan. (dra)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News