Migas

Siapkan Belanja Modal US$ 85 Juta

Inpex Mulai Eksplorasi Sumur Berkat-1

Redaksi | Sabtu, 25 Mei 2013 - 00:24:17 WIB | dibaca: 421 pembaca

foto : ilustrasi

KE - Perusahaan migas asal Jepang, Inpex Masela Ltd akan memulai pemboran sumur eksplorasi Berkat-1 di Lapangan Berkat, Blok Masela yang berlokasi di Laut Arafura dan berbatasan langsung dengan Timor Leste dan Australia pada Juni 2013. Pemboran Berkat-1 merupakan bagian kegiatan pemboran sumur di Blok Masela tahap keempat.
 
Manager Communication and Relation Inpex Masela Ltd Alfred Menayang dalam siaran pers di Jakarta, Jumat mengatakan, pihaknya juga akan membor tiga sumur delineasi di Lapangan Abadi yakni Abadi-8, Abadi-9, dan Abadi-10.  
 
"Tujuan dari pemboran empat sumur yang akan berlangsung sejak Juni 2013 hingga 10 bulan ini adalah untuk mendapatkan data geologi, reservoir, dan teknik pemboran dalam rangka mengoptimalkan program pemboran tahap pengembangan Lapangan Gas Abadi, serta untuk mengeksplorasi prospek Lapangan Berkat," katanya.
 
Lebih lanjut, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Inpex sudah melakukan sosialisasi pemboran tahap keempat di Kota Saumlaki, Kabupaten Maluku Tenggara Barat pada 22 Mei 2013. Hadir pada kesempatan itu Bupati Maluku Tenggara Barat Bitzael S Temmar.
 
Kegiatan pemboran tahap keempat ini merupakan kelanjutan dari kegiatan survey dan pemboran yang telah dilakukan Inpex pada tahap eksplorasi, yaitu kegiatan survey seismik 2D pada tahun 1999, yang dilanjutkan dengan kegiatan pemboran sumur eksplorasi, Abadi-1 pada tahun 2000, dimana Inpex berhasil menemukan Lapangan Gas Abadi. 
 
Pada 2001, diadakan kegiatan survey seismik 3D, yang dilanjutkan dengan kegiatan pemboran tahap kedua dengan dua sumur delineasi, Abadi-2 dan Abadi-3 pada tahun 2002.
 
Setelah melakukan berbagai kajian, pada tahun 2007-2008 kembali diadakan kegiatan pemboran tahap ketiga dengan empat sumur delineasi, Abadi-4, Abadi-5, Abadi-6, dan Abadi-7. 
 
Rencana pengembangan (POD) Masela disetujui Desember 2010 dengan membangun kilang LNG terapung berkapasitas 2,5 MTPA. Inpex selaku operator memiliki saham Masela sebesar 60 persen, Shell Corporation 30 persen, dan PT Energi Mega Persada Tbk (EMP) 10 persen.
 
Belanja Modal
Inpex Masela juga akan mengalokasikan belanja modal US$ 85 Juta sepanjang tahun ini. Rencananya, dana tersebut akan digunakan untuk aktivitas pengeboran yang akan dimulai pada Juni 2013 di lapangan Gas Abadi. "Ada tiga sumur yang akan dibor," sebut Alfred.
 
Menurutnya, durasi satu sumur pengeboran adalah selama 73 hari termasuk pengeboran, coring, penebangan wireline, baik tes, dan P&A. Kegiatan pengeboran tahap keempat ini merupakan kelanjutan dari kegiatan survey dan pengeboran yang telah dilakukan oleh INPEX pada tahap eksplorasi, yaitu kegiatan survey seismik 2D pada 1999, yang dilanjutkan dengan kegiatan pengeboran sumur eksplorasi, Abadi-1 pada 2000 silam, di mana INPEX berhasil menemukan Lapangan Gas Abadi.










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)